Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2020

Nasihat Terakhir dan Parinibbana

Gambar
Penahbisan Terakhir Saat itu, seorang petapa kelana (paribbajaka) bernama Subhaddha sedang tinggal di Kusinara. Ia mendengar bahwa Petapa Gotama akan mencapai Parinibbana pada waktu jaga malam yang ketiga. Ia berpikir, ”Telah kudengar dari para sesepuh yang mulia serta guru-guru dari para petapa kelana bahwa sungguh amat langka para Yang Tercerahkan Sempurna, para Tathagata, muncul di dunia ini. Dan malam ini, pada waktu jaga malam yang terakhir, Petapa Gotama akan mencapai Nibbana Akhir. Keraguan telah muncul dalam batinku dan aku memiliki keyakinan terhadap Petapa Gotama bahwa Ia bisa mengajarkanku ajaran tersebut sedemikian rupa agar aku bisa menghalau keraguanku.” Tanpa menunda waktu, Subhadda pergi ke hutan sala itu dan menghadap Bhikkhu Ananda, menyatakan pemikirannya, namun Bhikkhu Ananda menolak mempertemukannya dengan Buddha Gotama dengan alasan bahwa Buddha Gotama merasa letih. Subhadda mengulangi permintaannya untuk yang kedua dan ketiga kalinya, namun Bhikkhu Ananda menjaw...

Keajaiban Pencapaian Penerangan Sempurna Agama Buddha

Gambar
Buddha telah mengajarkan kita untuk membersihkan diri dari kekotoran, baik dari berpikir, berbicara, maupun dalam perbuatan badan jasmani. Kita haruslah tekun membuat kemajuan bagi usaha-usaha kita mencapai Nirvana, sesuai dengan kemampuan kita masing-masing yang telah menanamkan akar dari perbuatanperbuatan baik. Sebagai putra-putra Buddha, kita pasti dapat memperolehnya. Meta, Rama, dan Brian adalah tiga siswa berprestasi di sekolah dasar di desanya. Mereka bertiga memiliki prestasi dalam kemampuan semua mata pelajaran. Selain itu, ketiganya adalah anak yang rajin dalam beribadah. Ketiganya memiliki pengalaman dalam mencapai prestasinya. Dalam mencapai prestasi pasti tidaklah mudah. Meta, Rama, dan Brian, dalam mencapai prestasi belajar, tidak dengan tiba-tiba. Ketiganya berprestasi karena rajin belajar, mengatur waktu dengan baik, dan tetap memperhatikan lingkungannya, serta membantu ayah dan ibu juga masyarakat sekitarnya. Selain itu, ia tetap merawat dirinya sehingga selalu sehat....

Untung dan Rugi Dalam Agama Buddha

Gambar
Delapan Kondisi Duniawi Umumnya setiap orang ingin terus hidup senang, terkenal, dipuji, serta selalu untung. Tetapi tidak semua harapan sesuai dengan kenyataan. Mengapa? Terdapat delapan kondisi yang pasti dalam kehidupan ini yang terbagi dalam empat pasang yaitu untung dan rugi, terkenal dan tidak terkenal, dipuji dan dicela, bahagia dan menderita. Untung dan Rugi ( Labha dan Alabha ) Kisah Si Lebai yang Malang (Cerita Rakyat Sumatra Barat) Lebai adalah seseorang yang lugu dan baik hati. Tetapi dalam memutuskan sesuatu selalu saja menimbang-nimbang untung dan rugi. Suatu hari, Lebai mendapat dua undangan pesta pernikahan. Undangan pertama berasal dari kerabat jauhnya di hulu sungai, dan yang satunya berasal dari muridnya di hilir sungai. Keduanya diadakan pada hari dan jam yang sama. Lebai pun menimbang-nimbang untung dan ruginya undangan siapa yang akan didatangi. Sampai tiba waktunya, Lebai masih belum juga memutuskan. Setelah berpikir ingin mendapat untung besar, maka dia memutusk...

Tahu Berterima Kasih Dalam Agama Buddha

Gambar
Kisah Pertapa Pinggir Sungai Jataka 73 (Kisah Tentang Akibat tidak Tahu Berterima Kasih ) Pada suatu ketika, Bodhisattva terlahir sebagai seorang petapa. Ia tinggal di sebuah gubuk kecil sederhana di pinggir sungai. Sebelumnya, ia adalah seorang anak dari keluarga kaya di Kasi. Setelah dewasa, ia memilih melepas kekayaan dan jabatannya untuk menjadi seorang petapa. Ketika hari telah larut malam disertai hujan yang besar, ia mendengar suara tangisan minta tolong dari arah sungai yang sedang banjir. Ternyata benar, ada seorang pemuda yang sedang ketakutan sambil menangis minta tolong yang sedang berpegangan di atas sebuah batang kayu yang terapung-apung di sungai yang banjir besar. Setelah mendekat, ternyata bukan hanya pemuda sendirian, tetapi juga ada makhluk lain yang berpegangan erat di batang kayu yang sama, yaitu seekor Ular, Tikus, dan Burung Kakak Tua. Diceritakan pula bahwa ular dan tikus sebenarnya adalah kelahiran kembali dua orang saudagar yang kaya raya di Benares. Dua sauda...

Manfaat Melaksanakan Lima Sila Dalam Agama Buddha

Gambar
Banyak manfaat yang didapat dari melaksanakan Lima Sila. Salah satunya adalah panjang umur. Setelah mempelajari topik ini kamu diharapkan dapat mengidentifikasi, dan menjelaskan manfaat melaksanakan Lima Sila dengan benar, menceritakan kembali sebuah kisah yang berkaitan dengan manfaat melaksanakann Lima Sila Manfaat Melaksanakan Lima Sila Setiap peraturan punya manfaat. Misalnya peraturan di jalan raya. Peraturan di jalan raya dibuat agar tertib berlalu lintas. Lima Sila juga punya manfaat. Lima Sila bermanfaat jika dilaksanakan. Melaksanakan Lima Sila mendapatkan banyak manfaat. Apa saja manfaat melaksanakan Lima Sila? 1. Panjang umur. 2. Makmur dan banyak rejeki. 3. Berwajah cantik dan rupawan. 4. Memiliki banyak teman. 5. Sehat dan cerdas. Panjang umur artinya berusia panjang. Banyak orang menginginkan panjang umur. Ada yang berdoa agar panjang umur. Tetapi panjang umur tidak dapat diperoleh dengan doa. Panjang umur adalah buah perbuatan baik. Panjang umur adalah pahala dari panta...

Bendera Buddhis

Gambar
Untuk menentukan simbol suatu bangsa atau negara maupun kesatuan, biasanya ditandai dengan panji atau bendera. Untuk menciptakan simbol- simbol tersebut tidak sembarangan, karena merupakan suatu `pengenalan’ yang otentik. Seperti halnya bendera negara Republik Indonesia yang hanya dua warna, merah dan putih, diakui dunia sebagai hasil ciptaan almarhumah Fatmawati, istri Presiden Pertama RI, Ir Soekarno. Membicarakan hal ini, dalam memperkenalkan bendera Buddhis secara internasional pun memerlukan rancangan yang serius. Seperti yang dituturkan Col. HS. Olcott dalam bukunya yang berjudul “Old Dairy Leaves”, tentang sejarah terciptanya Bendera Buddhis internasional. Fundamental Pada suatu ketika di bulan Februari 1885, kawan-kawanku dari Colombo (Sri -Lanka) yang tergabung dalam Panitia Pertahanan Buddhis Sri Lanka (Buddhis Defence Committee), mendapat sebuah gagasan untuk membuat bendera yang dapat menjadi symbol dan lambang yang kelak dapat diterima oleh semua sekte umat Buddha di duni...

Penghormatan Dalam Agama Buddha

Gambar
Penghormatan Di Agama Buddha Pada umumnya di dalam diri setiap orang selalu terdapat kehen­dak yang hampir sama, seperti; ke­hendak untuk menjadi yang lebih baik dalam pelbagai bidang apa­pun serta tidak adanya niat secara langsung adanya penghinaan. Ke­hendak-kehendak ini semua secara tidak langsung telah menunjukkan kepribadian umat manusia untuk memiliki sebuah martabat atau ke­hormatan yang baik didalam kehi­dupan mereka.  Lalu bagaimana­kah caranya untuk memiliki mar­tabat atau kehormatan di dalam aga­ma Buddha? Dan bagaimana ca­ra memperolehnya? Hal ini men­­jadi buah pemikiran setiap umat Buddha baik yang muda ma­u­pun yang tua. Disamping itu se­bagai umat Buddha kita juga me­mer­lukan perhatian yang pada umumnya di perlukan oleh orang banyak. Semakin banyak kita me­ngetahui dan memahami kondisi-kondisi diluar diri kita maka kita akan semakin dianggap sebagai orang yang sangat penting. Di dalam agama Buddha peng­hormatan ini disebut sebagai Gara­va, yang merupakan sifat bati...